Kondisi Rizki Membaik Setelah Dirawat di RS Permata Cirebon
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Feb 09, 2018 | 17:47 WIB
Kondisi Rizki Membaik Setelah Dirawat di RS Permata Cirebon
Rizki yang dirawat neneknya Satriawati. (Faqih Rohman/ayocirebon)

KEDAWUNG, AYOCIREBON.COM -- Setelah dirawat di Rumah Sakit Permata Cirebon atas bantuan Yayasan Baitul Ilmi Cirebon, Kondisi Muhammad Rizky (5) bocah yang mengalami koma selama empat tahun mulai membaik dan bisa merespon orang yang berada disekitarnya. 

"Setelah mendapatkan perawatan dari tim dokter RS Permata Cirebon keadaan Rizki mulai membaik. Perkembangan gerak, bicara dan respon anaknya lebih bagus, kondisinya saat ini berbeda dibandingkan ketika datang," ujar Manager Pelayanan Medis RS Permata dr. Andi Pradana, Jumat (9/2/2018).

Andi menuturkan penyakit yang diderita oleh Rizki bukan peradangan otak atau Meningitis tetapi celebral palsy. Diberitakan sebelumnya Rizki tergolek tak berdaya akibat Meningitis  

Celebral palsy merupakan penyakit yang menyerang atau menghambat perkembangan fungsi otak mulai dari fungsi gerak motorik dan fungsi lainnya. Sedangkan meningitis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi yang menyerang selaput otak dengan gejala kejang-kejang pada anak kecil. 

AYO BACA : Rizki Bocah Malang yang Terbujur Lemas akibat Meningitis

"Di pantau oleh dokter spesialis anak dr. Ike, rumor meningitis itu tidak benar. Rizki menderita celebral palsy yang mempengaruhi perkembangan pada fungsi otak. Penyakit ini disebabkan oleh kelainan genetik sedangkan meningitis oleh infeksi," terangnya. 

Selain itu, Rizki pun tidak mengalami koma tetapi tingkat kesadarannya terbatas karena adanya keterlambatan perkembangan otak. Walaupun keadaanya sudah lebih baik, namun sampai saat ini Rizki masih diberi asupan makanan berupa susu.

"Pasiennya sadar namun dalam keterbatasan yang berbeda dengan orang normal lainnya, karena koma beda dengan keterlambatan perkembangan otak, itu adalah dua hal yang berbeda," ucap Andi. 

Dia menjelaskan pihak rumah sakit terus berusaha menyembuhkan keadaan Rizki dengan berbagai terapi yang dilakukan agar kondisinya bisa berangsur-angsur ke fase yang lebih baik lagi. Namun penderita penyakit ini tidak memungkinkan untuk sembuh dan normal 100%. 

"Perlu waktu cukup panjang, dan untuk normal kembali tidak mungkin karena ini kebutuhan khusus. Yang penting bisa memperbaiki fungsi hidupnya agar bisa berkomunikasi dengan sekitarnya dan itupun butuh proses yang tidak instan," pungkas Andi.
\n 

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600