Kadishub Jabar Jadi Pjs Wali Kota Cirebon
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Feb 14, 2018 | 21:08 WIB
Kadishub Jabar Jadi Pjs Wali Kota Cirebon
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan saat mengukuhkan tujuh penjabat sementara di Gedung Sate, Bandung, Rabu (14/2). (Dok. Humas Pemprov Jabar)

GEDUNG SATE, AYOCIREBON.COM -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengukuhkan Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dedi Taufik sebagai penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Cirebon, Rabu (14/2/2018).

Sebanyak tujuh penjabat sementara setingkat bupati dan wali kota dikukuhkan oleh Aher guna mengisi kekosongan jabatan kepala daerah yang mengikuti kontestasi Pilkada Serentak 2018. Ketujuh daerah di antaranya Kota Bekasi,  Kota Cirebon, Kabupaten Sumedang, Kota Bandung, Kabupaten Subang, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Ciamis.

Aher mengatakan, pengukuhan ini merupakan amanat dari Mendagri yang meminta agar gubernur menunjuk penjabat sementara paling lambat 14 Februari 2018.

"Sehingga tidak ada kekosongan pemerintahan selama bupati dan wali kota menjalani cuti di luar tanggungan negara untuk menjalani masa kampanye," ujarnya, Rabu (14/2/2018).

Keputusan ini sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017 jo PKPU Nomor 2 Tahun 2018 tentang Tahapan Pelaksanaan Pilkada Tahun 2018. Dia meminta kepada penjabat sementara untuk menjalankan urusan pemerintahan, memelihara ketentraman, ketertiban masyarakat, memfasilitasi penyelenggaraan pilkada, dan menjaga netralitas.

Kemudian tugas lainnya adalah melakukan pembahasan rancangan peraturan daerah dan menandatanganinya setelah mendapatkan persetujuan tertulis, melakukan pengisian pejabat setelah sebelumnya mendapatkan persetujuan tertulis dari Mendagri. 

"Saya minta kepada petahana untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan, termasuk larangan menggunakan fasilitas negara selama masa kampanye. Dan untuk ASN, TNI, dan Polri jaga netralitas selama pilkada," terang Aher.

Sementara itu, Pjs Wali Kota Cirebon, Dedi Taufik mengatakan, dirinya akan segera berkantor di Kota Cirebon. Adapun hal pertama yang akan dilakukan yakni mengonsolidasikan seluruh unsur pemerintah yang ada di Kota Cirebon. "Yang paling penting penyelenggaraan pemerintahan harus tetap jalan," katanya.

Lalu, Nasrudin Azis mengungkapkan dirinya percaya terhadap penjabat sementara yang ditunjuk bisa mengembangkan Kota Cirebon ke arah yang lebih baik lagi. "Pengukuhan penjabat sementara itu merupakan sesuatu yang harus dilakukan dalam memenuhi peraturan yang berlaku, agar pemerintahan tidak stagnan dan kosong," pungkas Azis.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600