Tolak Revisi UU MD3, Ratusan Mahasiswa PMII Geruduk DPRD Kabupaten Cirebon
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Mar 01, 2018 | 19:59 WIB
Tolak Revisi UU MD3, Ratusan Mahasiswa PMII Geruduk DPRD Kabupaten Cirebon

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cirebon melakukan unjuk rasa di Depan Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Kamis (1/3/2018).

Dalam aksinya, mereka menyuarakan penolakan terhadap revisi Undang-undang No. 17 Tahun 2017 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3).
Koordinator Lapangan Aksi, Muhammad Surya, mengatakan aksi unjuk rasa ini sebagai bentuk ketidaksetujuan terhadap rencana revisi UU MD3 yang bertentangan dengan iklim demokrasi. Sejumlah pasal dalam UU tersebut menyiratkan adanya bentuk perlindungan bagi anggota dewan terhadap kritik rakyat atau konstituennya. 

"Salah satu isi dalam UU MD3 menyatakan rakyat tidak diperkenankan untuk mengkritik serta menghina anggota dewan. Ini tidak sejalan nilai demokrasi, katanya dipilih oleh rakyat, dan katanya kembali untuk rakyat," ujarnya kepada awak media, Kamis (1/3/2018).

Sebelum melakukan aksi ini, sambungnya PMII terlebih dahulu telah melakukan pengkajian dan hasilnya bila nantinya UU ini disahkan maka ini adalah sebuah kemunduran.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Yuningsih usai audiensi dengan mahasiswa menyatakan bahwa pihaknya akan menelaah fakta integritas yang diberikan para mahasiswa ini. Ditambahkannya, jangan sampai ada anggapan wakil rakyat itu anti kritik, karena ada kritik membangun ada juga yang sebaliknya. 

"Kami tidak anti kritik, UU ini kan masih dibahas dan belum disahkan, semuanya memilik hak untuk mengkritik," pungkasnya.
 

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600