KPK: Nol, Gratifikasi di Kota Cirebon
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Mar 14, 2018 | 15:46 WIB
KPK: Nol, Gratifikasi di Kota Cirebon
Ketua Satgas Koordinasi Supervisi Pencegahan KPK, Asep Rahmat Suwandha di Cirebon, Rabu (14/3/2018). (Faqih R Syafei/ayocirebon)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan sebut belum ada satupun penyelenggaraan negara di Kota Cirebon yang melaporkan terkait tindakan gratifikasi.

"Berdasarkan catatan KPK hingga saat ini, belum ada yang melaporkan gratifikasi di Kota Cirebon. Berarti nol," ungkap Ketua Satgas Koordinasi Supervisi Pencegahan KPK, Asep Rahmat Suwandha di Cirebon, Rabu (14/3/2018).

Menurutnya, terdapat dua kemungkinan terkait hal tersebut. Pertama, di Kota Cirebon tidak ada penerimaan gratifikasi ataupun yang kedua tidak penyelenggara negara tersebut tidak berniat melaporkannya.

Asep menjelaskan, bagi penyelenggara negara atau pegawai negeri sipil (PNS) yang menerima gratifikasi terkait jabatan ataupun berhubungan dengan kewajibannya akan dikenakan sanksi pidana minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun serta denda uang sebesar Rp 150 juta sampai Rp 1 miliar. 

"Ketentuan hukuman bagi penerima seperti yang dijelaskan pada Undang-undang pasal 12 B dengan hukuman penjara dan denda uang," katanya. 

Sedangkan pada klausul Pasal 12 C disebutkan, apabila penyelenggara negara atau PNS menerima gratifikasi, wajib segera melaporkannya kepada KPK dalam waktu 30 hari kerja sejak pertama menerimanya. Dan bila tidak melaporkan akan diberikan sanksi pidana. 

"Sekarang laporan gratifikasi bisa lewat online juga, namun bila tidak lapor bakal dikenakan pidana yang tadi itu," jelas Asep.

Asep menambahkan di Undang-undang tidak disebutkan jumlah minimun nominal gratifikasi, namun apapun itu jika bisa dinilai dengan uang tentunya itu masuk kedalamnya.

"Apapun bisa dalam bentuk uang, barang, fasilitas, atau bisa dinilai dengan uang wajib untuk dilaporkan tanpa meilhat nominal jumlahnya," pungkasnya.

Editor : Andri Ridwan Fauzi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600