Disnakertrans Kab Cirebon Dalami Kabar Kematian Buruh Migran di Afrika
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Apr 13, 2018 | 18:58 WIB
Disnakertrans Kab Cirebon Dalami Kabar Kematian Buruh Migran di Afrika

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM-- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cirebon belum mendapatkan kepastian kabar terkait kabar kematian seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kertasura Kabupaten Cirebon di Afrika.

Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Kabupaten Cirebon, Suharto, mengatakan pihaknya baru mengetahui kabar tersebut melalui pemberitaan di salah satu surat kabar Cirebon yang menyebutkan PMI yang meninggal tersebut bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) dan jenazahnya masih berada diAfrika. 

"Tahu tadi di koran bahwa ada PMI asal Kabupaten Cirebon yang meninggal karena sakit bekerja sebagai ABK," ungkapnya kepada Ayocirebon, Jumat (13/4/2018).

Pihaknya akan mengecek kembali kabar tersebut apakah yang bersangkutan terdaftar atau tidak. Biasanya untuk kasus seperti itu, pihak Disnakertrans terlebih dahulu diinformasikan oleh Kemenlu dan BNP2TKI.

"Kami belum pastikan apakah benar atau tidak, oleh karena itu akan kami cek dahulu data-datanya. Langkah saat ini kami menunggu informasi dari Kemenlu dan BNP2TKI," ungkap Suharto. 

Ia menjelaskan pemulangan jenazah PMI ke Indonesia dilakukan oleh Kemenlu dan KBRI. Jika sudah sampai, kemudian Kemenlu menggandeng BNP2TKI dan berkoordinasi dengan Disnakertrans setempat untuk mengurus jenazah tersebut hingga sampai di kampung halamannya.

"Ketika sampai di Indonesia kami akan informasikan kepada pihak keluarganya. Bahkan sebelumnya pihak keluarga sudah lebih dulu tahu karena dikontak langsung oleh Kemenlu," pungkasnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Ayocirebon, PMI tersebut baru empat bulan bekerja sebagai ABK di Afrika. Ketika berangkat ke Afrika PMI itu dalam kondisi sehat. Diketahui juga dia merupakan anak pertama dari tujuh orang bersaudara dan belum menikah. Penyebab kematiannya diakibatkan oleh penyakit ginjal. 

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600