Media Massa Jadi Ujung Tombak BI Memberikan Informasi untuk Publik
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada May 17, 2018 | 11:25 WIB
Media Massa Jadi Ujung Tombak BI Memberikan Informasi untuk Publik
Kepala KPw BI Cirebon, Abdul Madjid Ikram saat ditemui tim Ayo Media Network di kantornya, Cirebon, Rabu (16/5).

LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM--Kepala KPw BI Cirebon, Abdul Madjid Ikram, menilai bahwa media massa berperan penting dalam menyebarluaskan informasi dan mengedukasi masyarakat tentang tugas dan peranan BI dalam perekonomian Indonesia.

"Media adalah ujung tombak kami guna menyebarluaskan dan edukasi masyarakat dari berbagai kalangan," ungkapnya saat menerima perwakilan Ayo Media Network di KPw BI Cirebon, Rabu (16/5/2018).

Apapun medianya harus mampu mengedukasi masyarakat dalam menginformasikan kebijakan BI. Melalui informasi yang tersebar luas tersebut, kebijakan Bi bisa lebih efektif diketahui publik.

"Apapun medianya, konvensional, eletronik, dan juga daring bisa menyampaikan pesan BI. Saling simbiosis mutualisme," kata Madjid.

Madjid berharap agar informasi dari BI bisa tersampaikan dengan baik kepada publik. Untuk itu, BI juga senantiasa memberikan pemahaman atau wawasan terkait dunia ekonomi kepada insan pers melalui pelbagai pelatihan.

"Kami rutin setiap tahun berikan pelatihan kepada rekan-rekan media. Tentang ekonomi itu apa, moneter itu apa, dan lainnya agar tidak salah dalam pemberitaan. Karena tulisan itu lebih tajam daripada bom," terang Madjid.

BI juga menggunakan platform media sosial sebagai sarana edukasi agar tidak terjadi polarisasi informasi untuk mencegah adanya pemelintiran pesan. Ini juga dilakukan dalam rangka memahami perubahan atau pergeseran gaya hidup di era yang serba digital. “Zaman sekarang orang bisa fokus berjam-jam main smartphone untuk cari informasi dan lainnya,” lata Madjid.

Sementara itu, Pimpinan Redaksi Ayo Media Network, Adi Ginanjar Maulana, mengatakan bahwa ayocirebon senantiasa menjunjung tinggi etika pers, mengusung azas keberimbangan, serta jurnalisme positif agar informasi tersebut tidak salah sehingga masyarakat bisa teredukasi dengan baik. "Kami mengedepankan jurnalisme positif serta cover both side dalam setiap pemberitaan," ucapnya. 

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600