Masjid Al Falah, Taj Mahal-nya Cirebon
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Jun 02, 2018 | 15:07 WIB
Masjid Al Falah, Taj Mahal-nya Cirebon
Masjid Al Falah.

MUNDU, AYOCIREBON.COM--Masjid Al Falah yang terletak di Perum Bumi Cirebon Adipura, Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon mendadak viral di media sosial karena arsitetkur bangunan depannya sekilas mirip dengan bangunan bersejarah Taj Mahal di India. 

Masjid yang dibangun pada 2009 oleh pengembang kompleks, pada awalnya hanya berbentuk mesjid biasa tanpa ada perbedaan yang arsitektur. Tetapi pada tahun 2011 ketika direhab, salah seorang warga kompleks bernama Agus Hadiyat menyumbangkan ide dan konsepnya agar arsitektur mesjid diberi sentuhan gaya minimalis dan dipadukan corak khas Andalusia. 

Ketua DKM Masjid Al-Falah, Wawan Hermawan menuturkan rencana rehab masjid ketika itu bertujuan agar bisa menampung jamaah, tidak terpikirkan akan menjadi seperti sekarang. Konsep yang ditawarkan Agus secara sukarela tersebut disambut baik oleh pengurus, lantaran tidak mengubah banyak bangunan awalnya. 

"Masjid ini dibangun oleh dana iuran warga, tanpa ada dana pemerintah. Agus berpikir bangunan yang ada sebelumnya tidak perlu dibongkar, hanya memasukkan konsep minimalis dan gaya Andalusia saja," ungkapnya kepada Ayocirebon, Sabtu (2/6/2018).

Dia menjelaskan masjid ini bisa viral seperti sekarang lantaran ada seseorang yang menyandingkannya mirip seperti bangunan Taj Mahal India di Instagram, setelah itu banyak masyarakat sekitar Cirebon bahkan Majalengka datang mengunjungi.

"Kami hanya membangun saja, tapi ada satu orang yang memviralkan bahwa di Perum Bumi Cirebon Adipura ada Taj Mahalnya Cirebon. Lama kelamaan ini nyebar dan banyak yang datang kesini," terang Wawan. 

Diceritakannya banyak masyarakat yang datang hanya untuk sekedar berfoto atau selfie, namun sering juga masjid ini pun dipakai untuk foto pra-wedding dan bahkan ada yang pernah melangsungkan acara pernikahannya di tempat ini.

"Ada yang dulunya foto pre-wedding disini, lalu ijab dan pesta nikahannya pun disini," kata Wawan.

Wawan menyayangkan banyak di antara masyarakat datang ke mesjid Al-Falah hanya untuk berfoto saja. Tetapi alangkah baiknya masyarakat pun ikut memakmurkan masjid dengan cara beribadah, tadarus Al-Quran, dzikir dan lain sebagainya. Dengan begitu selain bisa berwisata, mereka pun bisa menambah pahalnya dengan ibadahnya. 

"Banyak yang foto, pengurus tanggapannya baik-baik saja dan senang. Namun disayangkan bila hanya untuk itu saja, masjid kan tempat ibadah lebih baik ikut beribadah juga," pungkasnya.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600