BI Cirebon Bakal Gelar Kajian Rutin Dampak Keberadaan BIJB
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Jun 07, 2018 | 13:52 WIB
BI Cirebon Bakal Gelar Kajian Rutin Dampak Keberadaan BIJB
Ilustrasi -- Rombongan Presiden Joko Widodo saat tiba di BIJB, Kabupaten Majalengka. (Faqih Rohman/ayocirebon)

LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM—Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon secara rutin akan melakukan kajian diskusi terkait dampak keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat, Kertajati, Kabupaten Majalengka terhadap pertumbuhan ekonomi di Ciayumajakuning. Kajian tersebut akan efektif bila bandara secara penuh telah beroperasi melayani penerbangan.

"Saya sudah minta di BI Cirebon secara triwulan untuk berdiskusi melihat progres ekonomi dampak BIJB Kertajati ini," ungkap Kepala KPw BI Cirebon, Abdul Madjid Ikram, Rabu (6/6/2018).

Madjid menyebut, kajian tersebut belum bisa dilakukan saat ini karena bandara belum beroperasi, sehingga dampaknya belum bisa terlihat. Namun, apabila sudah berjalan dan terjadi peningkatan frekuensi penerbangan, itu menandakan "magnet" keberadaannya semakin baik untuk pertumbuhan ekonomi.

"Nanti akan terlihat semuanya, bila ada peningkatan penerbangan akan bagus untuk ekonomi," kata Madjid.

Untuk mendorong sektor pariwisata di Ciayumajakuning, Madjid berharap BIJB menyediakan rute balik untuk kota tujuan. Dengan begitu, BIJB tidak hanya melayani keberangkatan dari Cirebon, tapi juga menuju kawasan Cirebon. "Nanti masyarakat dari kota lain bisa menikmati keindahan yang ada di sini," ucap dia.

Selain itu, yang tidak kalah penting adalah diperlukannya penyediaan dukungan transportasi umum penunjang yang bisa memberikan kenyamanan kepada masyarakat. “Jangan sampai masyarakat kesulitan karena hal tersebut,” kata Madjid.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600