Pedagang Jalur Pantura Mengeluhkan Turunnya Omzet Penjualan
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Jun 12, 2018 | 10:07 WIB
Pedagang Jalur Pantura Mengeluhkan Turunnya Omzet Penjualan
Penjual nasi jamblang, Nani, saat menjajakan dagangannya di pinggiran jalur pantai utara, Kabupaten Cirebon, Senin (11/6). (Faqih Rohman/ayocirebon)

KESAMBI, AYOCIREBON.COM—Nasib pedagang dadakan di sepanjang jalur pantai utara di musim mudik Lebaran 2018 tak seberuntung tahun-tahun sebelumnya. Kini, para pedagang itu justru mengalami penurunan omzet lantaran semakin ketatnya persaingan.

Salah seorang pedagang nasi jamblang, Nani, berhasil meraup penghasilan Rp250.000 setiap harinya di tahun 2017. Namun, pada musim mudik kali ini, penghasilannya menurun menjadi sekitar Rp90.000 sampai Rp150.000 setiap harinya.

"Tahun lalu sekali jualan habis dapat Rp250.000, sekarang turun, bisa setengahnya," ujar wanita asal Klangenan, Kabupaten Cirebon itu, Senin (11/6/2018). Dari kondisi penjualan yang sepi itu, paling-paling Nani hanya membungkus keuntungan bersih sebesar Rp80.000-Rp100.000.

Nani memprediksi banyaknya warga Cirebon yang menjadi pedagang dadakan di sepanjang jalur pantura menjadi salah satu penyebab menurunnya omzet. Selain itu, waktu libur yang cukup panjang juga membikin banyak pemudik berangkat lebih awal dari biasanya.

Nani yang berjualan sejak pukul 16.00 WIB hingga dini hari ini berharap dagangannya bisa laku keras menjelang Hari Raya Idulfitri 1439 H.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600