Panwaslu Terus Kumpulkan Bukti Dugaan Pembukaan Kotak Suara Secara Tidak Sah
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Jun 29, 2018 | 18:15 WIB
Panwaslu Terus Kumpulkan Bukti Dugaan Pembukaan Kotak Suara Secara Tidak Sah
Komisioner Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Cirebon, Muhamad Joharudin. (Faqih R Syafei/ayocirebon).

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM--Panwaslu Kota Cirebon hingga kini masih terus mengumpulkan sejumlah bukti terkait adanya pembukaan kotak suara di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Cirebon. 

Komisioner Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Cirebon, Muhamad Joharudin menuturkan, sesuai dengan prosedur dan aturan PKPU Nomer 8 Tahun 2018 Tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilgub, Pilbup, dan Pilwalkot pembukaan kotak suara tidak diperbolehkan sama sekali. Karena hal tersebut, bisa memancing adanya sentimen dari berbagai pihak tentang penyelenggaraan Pilkada Serentak. 

Hingga kini, pihaknya masih terus melakukan kajian komprehensif tentang permasalahan tersebut. Guna mengetahui berapa jumlah sebenarnya kotak suara yang dibuka secara tidak sah.

"Kami terus lakukan kajian komprehensif dan mengumpulkan sejumlah alat kerja atau bujti dokumen agar valid demi mengetahui berapa kotak suara yang dibuka," ungkapnya, Jumat (29/6/2018).

Dijelaskan, pihaknya akan berpedoman pada hasil pengawas di lapangan mulai dari PPL dan Panwascam. Pembukaan kotak suara secara tidak sah tersebut, berbeda dengan penghitungan suara.

"Kami akan mengambil keputusan, tetapi hingga kini kami masih menunggu laporan Panwascam. Bahkan Panwascam masih mengklarifikasi pembukaan kotak suara tersebut," terang Joharudin.

Joharudin menambahkan, perlu diketahui Panwaslu Kota Cirebon belum pernah mengeluarkan rekomendasi terkait pembukaan kotak suara. Namun apabila ada yang dibuka oleh jajaran kami, kemungkinan petugas tersebut tidak berkoordinasi terlebih dahulu dengan Panwascam atau Panwas Kota. 

"Bila terjadi hal tersebut oleh jajaran kami, itu karena ketidakpahaman mereka. Seharusnya mereka koordinasi terlebih dahulu," pungkasnya.

Editor : Andri Ridwan Fauzi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600