Pedagang dan Warga Keluhkan Kenaikan Harga Telur Ayam
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Jul 09, 2018 | 20:37 WIB
Pedagang dan Warga Keluhkan Kenaikan Harga Telur Ayam
Ilustrasi pedagang telur ayam. (Hengky Sulaksono/AyoMedia)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM--Pedagang eceran dan masyarakat Kota Cirebon mengeluhkan harga komoditas telur ayam yang kembali meroket menjadi Rp27.000 per kilogram. Harga itu lebih tinggi dibandingkan pada musim Lebaran lalu.

Pemilik warung sembako di daerah Cangkring, Kejaksan, Kota Cirebon, Nunung, mengaku terkejut harga telur ayam sekarang mencapai Rp27.000 per kilogram. Padahal, dua hari sebelumnya, harga telur ayam masih berkisar di Rp25.000 per kilogram.

"Sekarang naik lagi mas harga telur ayam. Padahal dua hari kemarin masih Rp25.000/kg," ujar Nunung, Senin (9/7/2018).

Menurut Nunung, harga telur ayam saat ini jauh lebih tinggi dari Lebaran yang berkisar Rp24.000- Rp25.000 per kilogram. Bahkan, setelah Lebaran harga telur ayam turun ke kisaran Rp22.000-Rp23.000/kg.

Akibat dari kenaikan tersebut, Nunung terpaksa harus menambah modal dagangnya lebih besar dari sebelumnya untuk memenuhi stok warung miliknya. "Saya harus nambah modal, mas. Telur ayam banyak yang beli," katanya. 

Keluhan itu tak cuma muncul dari kalangan pedagang. Nurul, warga sekitar, juga mengungkapkan keberatan kenaikan harga telur ayam itu. Dia harus mengeluarkan kocek lebih untuk belanja kebutuhan sehari-hari.

"Saya, sih, sebetulnya merasa harga telur ayam saat ini kemahalan, karena naiknya gede," kata Nurul.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600