Kenaikan Harga Telur dan Daging Ayam Akibat Larangan Penggunaan Antibiotik
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Jul 19, 2018 | 20:05 WIB
Kenaikan Harga Telur dan Daging Ayam Akibat Larangan Penggunaan Antibiotik
Ilustrasi Telur Ayam. (Irfan Alfaritsi/ayobandung)

KESAMBI, AYOCIREBON.COM--Kenaikan harga telur ayam dan daging ayam yang terjadi belakangan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. Namun permintaan masyarakat terhadap kedua komoditas tersebut masih sangat tinggi. 

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Cirebon, Yati Rohayati mengungkapkan salah satu faktor yang mempengaruhi kenaikan tersebut yaitu larangan penggunaan antibiotik kepada hewan unggas. Larangan ini menyangkut keinginan pemerintah pusat yang ingin menjaga kualitas hewan unggas agar lebih alami.

"Kebijakan dari pusat larangan penggunaan antibiotik. Namun dampaknya pertumbuhan hewan unggasnya relatif lebih lama," ujarnya, Kamis (19/7/2018).

Lanjutnya, kebijakan tersebut nyatanya mempengaruhi produksi kedua komoditas tersebut, sedangkan dipasaran permintaannya masih tinggi. Apabila terjadi kelangkaan pasokan maka secara ekonomi harganya akan melambung.

"Produksi saat ini sedikit dan tentunya ini akan berpengaruh sekali kepada kenaikan harganya," kata Yati. 

Yati mengaku sampai kini pihaknya masih menunggu instruksi terkait operasi pasar untuk menekan lonjakan harga. Namun sampai saat ini, pihaknya masih terus memantau dinamika harga telur ayam dan daging ayam di berbagai pasar di Kota Cirebon. "Jika diperintahkan untuk melakukan operasi pasar, kami akan melakukannya," pungkasnya.

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600