Sejarah Gedung Bunder Jadi Pengawas Kebersihan Air Dua Sungai
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Aug 10, 2018 | 13:36 WIB
Sejarah Gedung Bunder Jadi Pengawas Kebersihan Air Dua Sungai
LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM--Kota Cirebon mempunyai banyak bangunan bersejarah, mulai dari era kerajaan hingga era kolonial. Salah satu yang masih yang bertahan hingga kini, yakni Gedung Bunder. Bangunan Gedung Bunder yang terletak di Jalan Kebumen, Lemahwungkuk, Kota Cirebon dibangun sejak tahun 1920. Ketika itu, berfungsi sebagai pengawas kali Bacin dan kali Sukalila. Budayawan Cirebon Nurdin M Noor, menyebutkan kedua kali atau sungai tersebut pada waktu itu kondisinya sangat kotor. Dan untuk menjaga kebersihan kedua kali tersebut, pemerintah Belanda membangun Gedung Bunder. "Dulu air dari kali Bacin mengalir melintasi Gedung Bunder dan kali Sukalila mengalir ke kali Bacin," katanya, beberapa waktu lalu. Menurutnya di dalam gedung terdapat alat sederhana yang berfungsi untuk mengawasi aliran air yang melintas. Sehingga limbah yang dihasilkan dari aliran kali kemudian dibuang ke kelaut. "Saat ini aliran air kali Sukalila ke kali Bacin sudah ditutup, dan kali Bacin pun ditutup. Mungkin saja gorong-gorong masih ada disana," kata Nurdin. Nurdin menjelaskan pada perubahan peta pembangunan Kota Cirebon pada masa itu, keberadaan Gedung Bunder tidak bisa dilepaskan dan menjadi bagian dari Keboemen Plein. Sementara itu, lapangan Kebumen sendiri masih ada hingga kini dan merupakan titik nol Km Kota Cirebon. Sehingga menjadi acuan untuk mengukur jarak ke kota lainnya. "Adanya Gedung Bunder sangat erat kaitannya dengan sejarah Kota Cirebon, yang menurut versi Belanda lahir pada tanggal 1 April 1906," pungkas Nurdin.
Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600