Tahu Gejrot Pak Wardi yang Terkenal
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Oct 07, 2018 | 17:15 WIB
Tahu Gejrot Pak Wardi yang Terkenal
Tahu Gejrot Pak Wardi (ayocirebon.com/Faqih Rohman Syafei)

LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM -- Jika sedang berkunjung ke Cirebon, kurang afdal bila tidak mencicipi kuliner khas setempat. Salah satu yang terkenal yakni tahu gejrot. 

Tahu gejrot merupakan kuliner asli dari daerah Ciledug, Kabupaten Cirebon. Kuliner ini berbahan dasar tahu goreng yang dipotong kecil dan disiram dengan bumbu kuah berwarna coklat. 

Menemukan penjual tahu gejrot di Cirebon tidak terlalu sulit, karena hampir disetiap pojok kota mudah ditemukan. Namun satu dari ribuan penjual yang terkenal yaitu tahu gejrot Pak Wardi di pertigaan Pecinan, Pasar Kanoman, Kota Cirebon paling banyak diburu.

AYO BACA : http://ayocirebon.com/read/20181007/126/1639/kue-gonjing-jajanan-tempo-dulu-yang-masiu-diburu-pecinta-kuliner

Sang Pemilik, Ibu Wardi mengatakan tahu gejrot Pak Wardi sudah ada sejak tahun 1972. Pertama kali tahu gejrot Pak Wardi berjualan di Jatiseeng, Ciledug Kabupaten Cirebon, kemudian sepuluh tahun terakhir pindah ke tempat berjualannya saat ini.

"Jualan tahu gejrot dari tahun 1972 di Jatiseeng, lalu pindah kesini sekitar sepuluh tahunan," ujarnya kepada ayocirebon.com, Minggu (7/10/2018).

Dia mengaku banyak warga Cirebon dan para wisatawan dari luar kota yang menjadi pelangga setianya. Disebutkannya, menurut para pelanggan tahu gejrot Pak Wardi berbeda dengan yang lain.

AYO BACA : Ada Simbol Freemason Pada Keramik di Makam Sunan Gunung Jati

Tahu yang dipakai, sambungnya, diambil langsung dari pabrik tahu di Ciledug. Sedangkan untuk bumbu kuah ada racikan tersendiri, tetapi bahan-bahannya sama seperti gula merah, bawang merah, bawang putih dan garam. 

"Banyak juga kan rasa dari tahu gejrot antara pedangan satu dan lainnya sama. Tetapi kata orang bilang rasa tahu gejrot Pak Wardi lain dari yang lain," katanya. 

Ibu Wardi mengatakan satu porsi tahu gejrotnya dijual seharga Rp10.000. Selain di makan di tempat, disediakan juga kemasan yang bisa dijadikan sebagai buah tangan dengan harga Rp30.000 berisi 50 tahu. 

"Dalam satu hari, tahu yang dijual bisa mencapai 6.000 tahu. Jumlah ini bisa bertambah pada musim libur," pungkasnya. 

AYO BACA : Tradisi Lempar Uang di Situs Watu Tameng

Editor : Rizma Riyandi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600