Harga BBM Non Subsidi Naik, Begini Respon Masyarakat
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Oct 10, 2018 | 20:20 WIB
Harga BBM Non Subsidi Naik, Begini Respon Masyarakat
Sejumlah warga mengantre membeli BBM di sebuah SPBU di Kota Cirebon. (Faqih Rohman Syafei/Ayocirebon.com)
KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- PT Pertamina menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai hari ini secara serentak di berbagai daerah di Indonesia pada pukul 11.00 WIB. Namun, kenaikan ini tidak terjadi di daerah yang terkena musibah bencana alam. 
 
Harga Pertamax yang sebelumnya Rp9.500 per liter naik sebesar Rp900 menjadi Rp10.400 per liter, Pertamax Dex Rp11.850 per liter, Pertamax Turbo Rp12.250 per liter, Dexlite Rp10.500 per liter,  dan Bio Solar Non PSO Rp9.800 per liter.
 
Menanggapi kenaikan tersebut, sejumlah masyarakat Cirebon mengaku kaget dan tidak mengetahui informasi terkait kenaikan BBM yang dilakukan oleh pemerintah melalui PT Pertamina. 
 
"Saya tidak tahu terjadi kenaikan harga Pertamax mulai hari ini," kata salah seorang warga, Arif Rochidin kepada ayocirebon.com, Rabu (10/10/2018).
 
Arif mengatakan dirinya tidak mempermasalahkan dengan adanya kenaikan harga Pertamax sebesar Rp900 per liter. Karena, dijelaskannya BBM non subsidi jenis Pertamax harganya mengikuti harga minyak dunia.
 
"Gimana ya mas, dollar udah naik, dan harga BBM kan yang Pertamax ikut harga minyak dunia. Kalau lagi naik ya pasti naik," katanya.
 
Namun demikian, dia pun mengingatkan kepada pemerintah untuk bertindak adil. Apabila harga minyak dunia dan dollar turun, harga BBM non subsidi secepatnya diturunkan kembali. 
 
"Yang penting pemerintah jika minyak dunia dan dollar turun segera harga BBM turunkan. Ini mah semua naik cepat naiknya, tetapi kalau turun lama turunnya," terangnya. 
 
Arif mengaku sejak tiga tahun lalu sudah memakai Pertamax, alasannya memakai karena untuk menjaga mesin motor agar lebih bersih dan juga emisi gas buangnya lebih bersih jika dibandingkan Premium. 
 
"Tarikan mesinnya dirasa lebih enteng dan juga lebih bersih dan enak," ucapnya.
 
Sementara itu, warga lainnya Iman mengaku keberatan naiknya harga Pertamax, karena akan berdampak pada pengeluaran harian yang bertambah. Diharapkan pemerintah segera menurunkan kembali harga Pertamax. 
 
"Pengeluaran nambah dong mas untuk beli bensin. Saya sih inginnya harganya di bawah Rp10.000 lagi kaya kemarin," pungkasnya.

AYO BACA : Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tak Berpengaruh Terhadap Harga Pangan

AYO BACA : Polres Indramayu Bekuk Tersangka Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Editor : Andri Ridwan Fauzi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600