Tradisi Unik Keluarga Keraton Kanoman Cirebon Selama Sebulan Jadi Vegetarian
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Nov 12, 2018 | 17:08 WIB
Tradisi Unik Keluarga Keraton Kanoman Cirebon Selama Sebulan Jadi Vegetarian
Juru Bicara Keraton Kanoman Cirebon, Ratu Raja Arimbi Nurtina

LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM--Ada tradisi unik yang dilakukan oleh keluarga Keraton Kanoman Cirebon setiap bulan Safar. Mereka memilih menjadi vegetarian untuk menjaga kesehatan.

Juru Bicara Keraton Kanoman Cirebon, Ratu Raja Arimbi Nurtina menerangkan selama 40 hari lamanya, setiap keluarga keraton yang sudah akhil balig atau dewasa sengaja mengurangi konsumsi nasi, umbi-umbian atau bahan makanan lainnya yang mengandung karbohidrat. Tujuannya yakni untuk menjaga kesehatan badan.

Sambungnya, selama itu pula bahan makanan yang dikonsumsi berasal dari sayur-sayuran. Sedangkan untuk lauknya tidak boleh dari yang bernyawa seperti ikan, ayam, dan telor karena itu banyak mengandung lemak. 

"Dilakukan sejak tanggal 1 Safar hingga tanggal 11 bulan Maulud. tradisi itu sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu. Lebih kepada kesehatan, dalam satu tahun ada waktu kita untuk mengurangi karbohidrat," katanya kepada ayocirebon.com beberapa waktu lalu.

Selain sayuran, diperbolehkan untuk mengkonsumsi karbohidrat, namun dengan bentuk lain seperti apem. Menurutnya, kandungan karbohidrat dalan apem relatif lebih sedikit, dibandingkan beras dan umbi-umbian. 

"Berasnya sudah dihaluskan lalu di cuci dan diolah kembali menjadi apem. Kandungan karbohidrat berbeda dengan nasi," jelasnya.

Arimbi mengatakan tradisi ini sifatnya pun berupa anjuran kepada setiap anggota keluarga Keraton Kanoman Cirebon. Tradisi tersebut mengandung makna filosofis yang mendalam tentang kehidupan atau sebagai media introspeksi diri.

Melalui ini, diharapkan mampu membawa kebaikan mulai dari pikiran, ucapan, dan perbuatan sehingga tidak menyakit sesama umat manusia. Selain itu, efek pada aspek kesehatan sangat dirasakan.

"Simbolisnya bahwa kita harus introspeksi diri agar bisa lebih bijak dan tidak menyakiti orang lain. Badab jadi lebih ringan, pikiran jernih, lebih enteng dan sehat juga," terang Arimbi

Editor : Adi Ginanjar
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600