Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Go Online
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Dec 02, 2018 | 09:40 WIB
Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Go Online
Pj Wali Kota Cirebon, Dedi Taufik. (Faqih Rohman Syafei/Ayocirebon.com)

KESAMBI, AYOCIREBON.COM--Pemkot Cirebon terus mendorong sektor UMKM memasarkan produknya melalui online, karena online memiliki keunggulan dibandingkan dengan pemasaran secara konvensional.

Pj Wali Kota Cirebon, Dedi Taufik mengatakan pemasaran melalui online memiliki keunggulan yakni, murah, cepat dan aman, serta menjangkau pasar yang luas. Guna mendukung itu, diperlukan adanya pembekalan kepada pelaku usaha, hal ini untuk menghadapi tantangan di era digitalisasi industrial 4.0.

AYO BACA : Pemkot dan OJK Cirebon Pacu Pelatihan UMKM

"Pemkot Cirebon sangat mensupport dan kalau bisa UMKM-nya terus kita geliatkan, bukan hanya beberapa orang saja, tapi UMKM di seluruh Kota Cirebon akan dilabeli fashion fun uniqe, nature," ujarnya, Sabtu (1/12/2018).

Disebutkannya, Kota Cirebon memiliki potensi UMKM yang cukup baik, melalui online potensi tersebut harus terus dikembangkan sehingga akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan bisa menjadikan market Kota Cirebon. 

AYO BACA : Kang Uu: UMKM Membuat Negara Tangguh

Sementara itu, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kemenkominfo, Rosarita Niken Widiastuti menerangkan target Kemenkominfo dan Kemenkop dan UMKM pada tahun 2019 ada 8 juta UMKM yang sudah memasarkan melalui online. Hingga kini, tercatat sekitar 6,4 juta UMKM sudah melakukannya. 

"Sekarang sekitar 85-90% sudah go online, targetnya 2019 sebanyak 8 juta. Mereka masuk ke beberapa marketplace," katanya.

Dia menjelaskan, merealisasikan target tersebut tim Kominfo terjun langsung ke pasar untuk menemui pedagang dan memberikan bimbingan terkait hal tersebut. Adanya pendampingan tersebut, kini para pelaku usaha sudah bisa menjalankannya.

Diharapkan, program ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan pemasaran produknya, dengan dibarengi peningkatan kualitas, dan diversifikasi produk di antaranya fahion, kuliner, dan jasa.

"Karena dengan pamasaran online bisa lebih luas dan besar dibandingkan dengan cara manual," pungkasnya.

AYO BACA : RTIK Indonesia Gelar Festik 2018 di Kota Cirebon

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600