BPS Kota Cirebon Catat November 2018 Alami Inflasi 0,37%
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Dec 05, 2018 | 13:40 WIB
BPS Kota Cirebon Catat November 2018 Alami Inflasi 0,37%
Ilustrasi inflasi.

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM--Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat pada November 2018 Kota Cirebon mengalami inflasi sebesar 0,37%. Bahan makanan memberikan andil inflasi terbesar. 

Kepala BPS Kota Cirebon, Joni Kasmuri mengatakan Indeks Harha Konsumen (IHK) mencapai 129,23%. Enam dari tujuh kelompok pengeluaran mengalami inflasi, sedangkan satu lainnya mengalami deflasi. 

Lebih lanjut, disebutkan kelompok yang alami inflasi yaitu, bahan makanan 1,32%, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,06%. Lalu, perumahan air, listrik, gas dan bahan bakar 0,03%, sandang 0,62%, pendidikan, rekreasi, olahraga 0,15%, transportasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,26%, sedangkan deflasi terjadi pada kelompok kesehatan sebesar 0,18%.

"Dari tujuh kelompok pengeluaran, enam kelompok pengeluaran mengalami inflasi," katanya melalui pesan singkat, Rabu (5/12/2018).

Dia menerangkan kelompok yang memberikan andil inflasi terbesar adalah bahan makanan sebesar 0,2808%. Sedangkan pada subkelompok penyumbang inflasi terjadi pada bumbu-bumbuan sebesar 0,0974%.

Joni menjelaskan dari tujuh kota di Provinsi Jawa Barat, tercatat semua kota mengalami inflasi. Tertinggi terjadi di Kota Bogor sebesar 0,39% dan terendah Kota Depok sebesar 0,20%.

Sementara itu, Provinsi Jawa Barat mengalami inflasi sebesar 0,28% dan Nasional sebesar 0,27%.

"Tingkat inflasi Kota Cirebon November 2018 sebesar 2,21% dan tingkat inflasi tahun ke tahun sebesar 2,78%," pungkasnya.
 

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600