Penjualan Sepi, Perajin Terompet Menjerit
Oleh Faqih Rohman Syafei, pada Dec 06, 2018 | 21:31 WIB
Penjualan Sepi, Perajin Terompet Menjerit
Perajin terompet tahun baru di kampung terompet Blok Tegalan, Desa Jamblang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Kamis (6/12/2018). (Faqih Rohman Syafei/Ayocirebon.com)

JAMBLANG, AYOCIREBON.COM--Penjualan terompet menjelang tahun baru 2019 di Cirebon menurun. Namun, pengrajin di kampung terompet Blok Tegalan, Desa Jamblang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon tetap mencoba peruntungan berjualan hingga malam pergantian tahun.

Salah seorang perajin, Kurnia mengaku omset pemesanan terompet pada tahun ini masih sepi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Walaupun demikian, dirinya masih bisa menjual hingga 600 kodi terompet per bulannya.

AYO BACA : Perajin Gasing Jantra, Ditengah Arus Mainan Modern

"Penjualan terompet menurun daripada tahun kemarin. Tapi saya masih bisa jual sampai 600 kodi," katanya, Kamis (6/12/2018).

Dia menjelaskan dibantu dengan tiga karyawan terompet yang diproduksinya bervariasi mulai dari bentuk dan warnanya. Proses pembuatannya berlangsung dalam beberapa tahap, dari pembuatan rangka model sampai perakitan, dalam satu jam sekitar menghasilkan sekitar lima kodi. 

AYO BACA : Menengok Sandal Kebarepan yang Pernah Berjaya

"Terompet yang saya buat bentuknya ada naga yang mahal, wayang, badut, doraemon dan sebagainya. Bahan yang dipakai kertas poster dan karet," jelasnya. 

Untuk harga terompet, lanjut Kurnia perkodinya dibanderol Rp75.000-Rp85.000, bahkan bisa mencapai Rp120.000 tergantung dari ukuran serta kerumitan proses pembuatannya.

"Harganya pun disesuaikan dengan bentuk ukurannya serta kerumitan, kalau rumit harganya jadi lebih mahal," ucapnya. 

Dia menambahkan selain dijual disekitar wilayah Cirebon dan sekitarnya, penjualan terompet pun hingga keluar daerah dan luar Pulau Jawa. Pada tahun ini, kata Kurnia terompet model tokoh kartun doraemon cukup digandrungi oleh para pembeli.

"Penjualan ke Tegal, Pemalang, Kalimantan, Bangka dan Papua. Yang beli ada yang datang langsung ada juga yang beli online. Paling banyak yang suka tahun ini model doraemon," pungksas Kurnia.

AYO BACA : Sabun Batik, Indah Dipandang dan Berkhasiat

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600